9 Klasifikasi Lapangan Usaha Indonesia (KLUI) 1997
- KLASIFIKASI BISNIS
Kebutuhan hidup manusia semakin hari dirasakan semakin meningkat sejalan dengan perubahan dan perkembangan pola hidup masyarakatnya. kehidupan manusia yang pada mulanya masih sangat sederhana hanya menggantungkan pada hasil-hasil alami yang tersedia didalam dirinya sendiri maupun dengan memanfaatkan apa yang telah ada di alam sekitamya. Pada saat inipun kebutuhan hidup manusia masih sangat sederhana. Manusia dalam masyarakat primitif baru memiliki kebutuhan ekonomi vang sederhana terutama berupa kebutuhan dasar yang bersifat jasmaniah yaitu:
~ makan, minum dan pakaian
~ kebutuhan akan tempat tinggal
~ kebutuhan akan istirahat
~ makan, minum dan pakaian
~ kebutuhan akan tempat tinggal
~ kebutuhan akan istirahat
semua kebutuhan tersebut dapat dipenuhi secara alami.
Dengan demikian semakin hari semakin meningkat pengenalan manusia tentang alam sekitamya, bertambah jumlah penghuni alam juga menipisnya ketersediaan bahan kebutuhan manusia serta timbulnya berbagai gangguan dan hambatan dalam hidup, maka masyarakat itu mulai menyadari pentingnya mencari upaya untuk mengatasi rasa tidak aman tersebut, mereka menjadi saling memerlukan untuk bekerja sama mengatasi kesulitan hidup mereka. Dengan per-kembangan pola kehidupan ini, maka kebutuhan manusia makin meningkat, yang meliputi:
- Kebutuhan jasmaniah makan, minum, pakaian rumah dan istirahat.
- Kebutuhan rohaniah rasa aman, harga diri dan penghiburan.
- Kebutuhan social kasih sayang dari sesamamanusia, persahabatan dan pengakuan orang lain.
Secara umum ada sembilan macam kegiatan bisnis sebagaimana tercantum dalam klasifikasi Lapangan Usaha Indonesia (KLUI) 1997. Kesembilan Lapangan Usaha tersebut yaitu:
- Usaha Pertanian
Produk pertanian tidak berbeda seperti halnya produk – produk
lain yang mengikuti hukum ekonomi tentang permintaan dan penawaran. Jadi bisnis pertanian paling
menguntungkan tentunya tidak akan sama dari waktu kewaktu.
beberapa contoh pilihan peluang bisnis pertanian ;
-menanam tanaman sembilan bahan pokok (sembako), kebutuhan terhadap produk pertanian ini selalu
dibutuhkan dari waktu ke waktu
-menanam tanaman komoditas perkebunan
-budidaya tanaman hias
-budidaya perikanan untuk konsumsi dan hias
dan masih banyak lagi jenis peluang bisnis pertanian yang lain.
- Usaha Produksi Bahan Mentah
bahan mentah menjadi bahan jadi, bahan mentah menjadi bahan setengah jadi, dan bahan setengah jadi menjadi bahan jadi.
Bahan mentah adalah bahan yang perlu diolah dulu agar dapat memenuhi kebutuhan, misalnya kapas dan kayu gelondongan.
Bahan setengah jadi adalah hasil olahan dari bahan mentah tapi masih perlu diolah lagi agar siap digunakan, contoh benag bagi industri tekstil dan tepung bagi industri roti.
Bahan jadi adalah hasil akhir proses pengolahan yang sudah siap untuk digunakan, misalnya baju, sepeda dan televisi. Contoh Industri kecil : pengrajin sepatu, mebel, alat-alat rumah tangga, dan tahu tempe. Contoh Industri besar: perusahaan tekstil, mobil, semen dan elektronik.
Contoh: Industri tekstil benang baju, Industri kertas dsb.
- Usaha Industri dan Manufaktur
Industri manufaktur adalah suatu kegiatan ekonomi yang melakukan kegiatan mengubah suatu
barang dasar secara mekanis, kimia atau dengan tanga sehingga menjadi barang jadi atau setengah jadi dan
atau barang yang kurang nilainya menjadi barang yang lebih tinggi nilainya, dan sifatnya lebih dekat kepada
pemakai akhir. Termasuk dalam kegiatan ini adalah kegiatan jasa industri dan pekerjaan perakitan
(assembling).
Contoh: Industri furniture, Bio medis dsb.
- Usaha Industri dan Manufaktur
Industri manufaktur adalah suatu kegiatan ekonomi yang melakukan kegiatan mengubah suatu
barang dasar secara mekanis, kimia atau dengan tanga sehingga menjadi barang jadi atau setengah jadi dan
atau barang yang kurang nilainya menjadi barang yang lebih tinggi nilainya, dan sifatnya lebih dekat kepada
pemakai akhir. Termasuk dalam kegiatan ini adalah kegiatan jasa industri dan pekerjaan perakitan
(assembling).
Contoh: Industri furniture, Bio medis dsb.
- Usaha perdagangan besar, eceran, rumah makan dan akomodasi
Perdagangan besar/eceran, rumah makan dan akomodasi adalah kegiatan jual beli
barang termasuk juga usaha restoran/rumah makan dan minuman, katering, restorasi di
kereta api, kafetaria, kantin, warung, penginapan (hotel, motel, hostel, dan losmen).
Contoh: supermarket, minimarket, warteg, warung nasi, warung kopi, restaurant, villa penginapan, dsb.
- Usaha angkutan, pergudangan dan konsumsi
Usaha angkutan, pergudangan dan konsumsi adalah kegiatan usaha yang bertujuan untuk mendistribusikan produk ke daerah lain, dengan menyimpannya dahulu disebuah gudang penyimpangan kemudian disalurkan kepada konsumen melalui angkutan.
Contoh: penyimpangan produk minuman bersoda, dsb.
- Usaha Finansial, Asuransi dan Real Estate
Pengertian Perusahaan Keuangan, Perusahaan Keuangan merupakan lembaga yang melaksanakan fungsi utama menyalurkan dana dari yang surplus/ berlebih kepada mereka yang kekurangan dana.
Perusahaan asuransi: lembaga keuangan yang menjaga individu dan perusahaan (policy holders) dari even/kejadian yang buruk. Perusahaan asuransi jiwa menyediakan penjagaan dalam kejadian seperti kematian, penyakit, dan pensiun. Asuransi Property Casualty menjaga terhadap luka pribadi dan kewajiban akibat kecelakaan, pencurian, kebakaran dan sebagainya.
REAL ESTATE berasal dari serapan Bahasa Inggris dalam kata yg persis sama, yg sebenarnya jg merupakan kata serapan yg pada mulanya bersumber dari Bahasa Spanyol. REAL = royal = kerajaan, ESTATE = tanah (pertanian/kebun). sehingga bisa diartikan sebagai suatu kawasan tanah yg dikuasai oleh raja, bangsawan, dan landlord (tuan tanah pada jaman feodal diabad pertengahan) atau yg dikuasai oleh para konglomerat, orang kaya dan rakyat jelata pada umumnya walaupun dalam porsi yg sangat timpang dan kecil (di jaman industri dan jaman informasi saat ini)
Contoh: Bank swasta maupun pemerintah, asuransi sinar mas, dsb. Pemilik tanah dalam pusat perbelanjaan.
- Usaha Jasa
jasa atau layanan adalah aktivitas ekonomi yang melibatkan sejumlah interaksi dengan konsumen atau dengan barang-barang milik, tetapi tidak menghasilkan transfer kepemilikan.
- Usaha yang dilakukan oleh pemerintah
Usaha yang dilakukan oleh pemerintah dalam permasalahan tingkat penganguran tenaga kerja dengan membentuk UKM (usaha kecil menengah) dengan memberikan sejumlah modal untuk dikembangkan oleh masyarakat sehingga dapat menjadi peluang usaha yang baru.
Contoh: penjual makanan ringan “gorengan” hasil dari bantuan pemerintah.
Komentar
Posting Komentar