TUGAS RESUME JOURNAL INTERNASIONAL “ANALISIS STRATEGI BAURAN PEMASARAN INTERNASIONAL PRODUK BAJU BUSANA MUSLIM”
TUGAS RESUME JOURNAL INTERNASIONAL
“ANALISIS STRATEGI BAURAN PEMASARAN INTERNASIONAL PRODUK BAJU
BUSANA MUSLIM”
(Studi pada PT. Vauza Tamma Abadi)
Bisnis Internasional
Manajemen B
Oleh :Vinda Asyuniari (01218141)
UNIVERSITAS NAROTAMA SURABAYA
FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
PRODI MANAJEMEN
2019/2020
Resume :
Penelitian ini bertujuan untuk mengimplemantasikan strategi bauran
pemasaran dengan berbagai cara. Strategi produk yang mempertimbangkan faktor
preferebsi, biaya, hukum, dan pertauran, serta kompatibilitas. Penegmbangan strategi
pemasaran internasional PT. Vauza Tamma Abadi masih mengalami beberapa hambatan
yang berasal dari kuota produksi yang tidak besar, sumber daya yang tersedia
tidak memadai, dan sistem manajemen perusahaan yang belum kuat.
Strategi Bauran Pemasaran sendiri terdiri atas 4 kelompok variabel
(4P), yaitu :
- Product (Produk)
Menurut Simamora
(200 : 440) produk merupakan segala sesuatu yang diterima oleh konsumen
atau pembeli atau pemakai industrial pada saat melakukan pembelian atau
menggunakan produk. Setiap jenis produk akan memengaruhi lingkungan konsumen. Menurut
Gitoudarmo (2012 ; 120) jenis-jenis produk adalah sebagai berikut :
·
Customur Goods (Produk
Konsumsi)
·
Industrial Goods (Produk
Industri)
·
Service Goods (Produk Jasa)
Seperti
produk yang dihasilkan oleh PT. Vauza Tamma abadi ialah baju Busana Muslim. Dalam
memproduksi produk, perbedaan karakter produk disetiap negara bukanlah hambatan
dalam produksi barang, karena PT. Vauza Tamma Abadi akan melakukan validasi
pasar terlebih dahulu sebelum memasarkan barang yang telah diproduksi.
- Price (Harga)
Kotler dan Armstrong
(2008 : 292) menyatakan bahwa ada 4 pendekatan untuk menetapkan harga
internasional, yaitu :
·
Penetapan harga berbasis biaya
variabel
·
Penetapan harag berbasis biaya penuh
·
Penetapan harga skimming
·
Penetapan harga penetrasi
PT.
Vauza Tmma Abadi menggunakan metode penetapan harga penetrasi, yaitu perusahaan
menstimulasi padar dan pertumbuhan penjualan dengan secara sengaja menawarkan
produk pada harga rendah. Harga penetrasi sering digunakan oleh perusahaan
untuk mendapatkan dan mempertahankan pangsa pasar sebagai sebuah manuver
persaingan.
- Place (Tempat)
Menurut Kotler dan Amtrong (2008a : 63) tempat meliputi
kegiatan perusahaan yang membuat produk tersedia bagi pelanggan sasaran. Strategi
penentuan tempat berkaitan kuat dengan saluran distribusi. PT. Vauza Tamma
Abadi menggunakan jasa international trading companies untuk menjangkau
pasar ke luar negeri, di mana international trading companies merupakan
perusahaan yang membeli produk manufaktur dari beberapa perusahaan dan
memasarkan produk tersebut di pasar asing.
- Promotion (Promosi)
Kegiatan
promosi bertuuan agar konsumen dapat menciptakan ketertarikan dan mengenali
dengan baik terhadap sebuah produk, sehingga akan memengaruhi keputusan
konsumen untuk pembelian produk. Menurut Swastha dan Irawan (2008 : 282) ada
4 variabel bauran promosi, yaitu :
·
Periklanan
·
Personal Selling
·
Publisitas
·
Promosi Penjualan
Periklanan
yang digunakan oleh PT. Vauza Tamma Abadi menggunakan beberapa channel untuk
memperkenalkan produknya ke masyarakat luar. Sebagian besar, PT. Vauza Tamma
Abadi menggunakan jaringan virtual, seperti social media marketing melalui
facebook, instagram, serta whatsapp, penggunaan search engine optimization,
serta pengunaan website pribadi untuk memasarkan produknya. Selain itu, PT.
Vauza Tamma Abadi juga menggunakan radio, pemasangan poster, menyebarkan
brosur, serta memasang iklan di media cetak. Periklanan merupakan salah satu strategi
marketing untuk mengkomunikasikan produknya secara masal, di mana menggunakan
media-media yang memungkinkan mencapai audience yang berjumlah besar.
PT. Vauza Tamma
Abadi telah mengimplementasikan strategi bauran pemasaran dalam sistem
pemasaran perusahaan, baik untuk skala domestik maupun internasional. Dalam hal
marketing mix, perusahaan mempunyai keunggulan dari sisi promosi, di mana
perusahaan menggunakan berbagai media untuk memasarkan produknya, baik online
maupun offline.
Hambatan yang
dihadapi perusahaan salah satunya merupakan dari sisi produksi. Perusahaan
mengalami kesulitan dalam memproduksi dengan kuota yang banyak, di mana
perusahaan akan kesulitan untuk memenuhi pesanan yang berasal dari konsumen,
termasuk distributor, reseller, hingga konsumen akhir.
Sistem
manajemen perusahaan juga merupakan hambatan yang dihadapi perusahaan, seperti
sistem manajemen sumber daya manusia, serta sistem manajemen keuangan. Melihat
umur perusahaan yang baru berdiri sekitar 2 tahun silam, perusahaan membutuhkan
waktu untuk membenahi hal tersebut agar kedepannya perusahaan mempunyai fondasi
yang kuat, sehingga keberlangsungan hidup perusahaan dapat terjaga dengan
semestinya.
- Link Jurnal Internasional : http://administrasibisnis.studentjournal.ub.ac.id/index.php/jab/article/viewFile/2369/2762

Komentar
Posting Komentar